Thread Rating:
  • 2 Vote(s) - 4.5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[INFO] penyakit RUNNY NOSE SYNDROME
#1
Kijangijo pengen berbagi data yang mudah2n bisa bermanfaat Smile .maaf kalo repost Big Grin .semoga kura-kura kita sehat selalu,aminn.

Pengenalan RNS
RNS merupakan penyakit yang kelihatan seperti ingusan pada kura-kura dan bisa terjadi pada kura-kura darat maupun kura-kura air. tapi Penyakit ini sangat sering terjadi pada kura-kura darat.
Mungkin juga kura-kura anda pernah terjangkit penyakit ini tanpa di sadari oleh anda yang kemudian menyebabkan kematian pada mereka. Jadi simaklah artikel ini dan konsultasikan dengan dokter hewan anda bagaimana solusi terbaik yang harus diberikan kepada kura-kura anda. Dan jangan lupa mencatat setiap antibiotik yang tertulis pada artikel ini serta dosis yang tertera, kemudian berikan kepada dokter hewan anda untuk di tinjau lebih lanjut.

Runny nose syndrome" atau RNS sebenarnya bukanlah penyakit, tetapi merupakan sebuah istilah yang dipakai untuk menyebutkan infeksi saluran pernafasan bagian atas yang memiliki berbagai sebab.RNS lebih umum pada koleksi-koleksi yang besar dan bermacam-macam. Penyakit ini bisa menyebar dengan sangat cepat apabila tindakan cepat tidak di laksanakan. Jangan pernah mengabaikan hidung yang beringus dengan harapan ini akan hilang "ketika cuaca membaik". Apabila tidak di berikan perawatan, RNS bisa berkembang menjadi pneumonia (radang paru-paru) yang kronis dan akut yang sangat sulit untuk disembuhkan. Seringkali, stomatitis (pembusukan pada mulut) membarengi RNS dan bisa membuat masalah lebih sulit.

Mengenal RNS Lebih Lanjut
Penyakit-penyakit saluran pernafasan terdiri dari dua grup. Upper respiratory tract disease (URTD) mempengaruhi sinus dan daerah hidung. Kondisi ini juga sering disebut RNS atau Runny Nose Syndrome. Lower respiratory tract disease (LRTD) mempengaruhi saluran tenggorokan dan paru-paru. Kondisi-kondisi tersebut bisa dikombinasi, dan bisa terjadi secara bersamaan atau secara rangkaian. Masalah ini dimulai dengan keluarnya ingus atau air dari hidung tetapi bisa dengan cepat berlanjut ke LRTD yang parah termasuk pneumonia (radang paru-paru).

Gejala URTD meliputi:
  1. Pengeluaran ingus yang berkelanjutan.
  2. Infeksi mata (mata bengkak).
  3. Mulut yang memerah dan bengkak.
Gejala LRTD meliputi
  1. Mulut terbuka untuk bernafas karena binatang tersebut sulit bernafas.
  2. Keluar buih atau gelembung dari mulut.
  3. Mengeluarkan suara-suara gelembung.
  4. Tanda-tanda lain yang berhubungan dengan gangguan saluran pernafasan seperti kepalanya di arahkan dengan sudut yang tidak seperti biasanya atau peningkatan gerakan pada kaki depan.
Kondisi penyakit ini juga bisa dibarengi dengan hiperaktif atau lemah, letih, dan lesu. Gejala terperinci yang biasanya terlihat sangat bervariasi dan biasanya tergantung pada kondisi, apakah akut atau kronis. Pada kura-kura air, mungkin saja mereka menjadi tidak bisa berenang. Mereka mungkin akan berdiam diri mendekati permukaan atau bahkan menghindar dari air akibat kesulitan bernafas. Semua gejala ini merupakan gejala yang sangat serius dan mereka membutuhkan perhatian dokter hewan yang professional. Apabila anda melihat gejala seperti mulut berbuka (ngangap), susah bernafas, lemah, atau suara yang dihasilkan oleh pernafasan, jangan menunda lagi. Carilah bantuan secepat mungkin.

Ada beberapa faktor yang mendorong meningkatnya kemungkinan pada kura-kura anda untuk memperoleh infeksi saluran pernafasan. Mereka meliputi:
1. Kondisi yang berdebu (menyebabkan iritasi pada membran mucus).
2. Benda asing pada lubang-lubang hidung.
3. Kelembaban dan suhu yang tidak layak.
4. Kekurangan sinar matahari.
5. Terkurung didalam daerah dengan rumput-rumput basah tanpa akses ke pasir.
6. Terlalu penuh (terlalu banyak kura-kura) di dalam satu tempat.
7. Kekurangan gizi.
8. Stress.

Pencegahan
Makanan natural akan membuat kura-kura anda selalu sehat. Kura-kura menyukai "junk" food sepertinya halnya manusia sangat menyukai hamburger dan hot dog. Dengan menyediakan makanan dapur pada mereka akan sangat membahayakan. Anda pergi ke ranjang pada malam hari dan merasa enak, "Kura-kura saya memakan makanan yang baik hari ini!". Setelah bertahun-tahun kerusakan terjadi secara perlahan-lahan, tanpa terdeteksi, dan masalah tersebut diabaikan. Kura-kura anda setiap hari berjemur matahari, memakan, tidur, dan keliatan sehat tetapi kenyataannya keadaan badan mereka mulai memburuk. Apabila kura-kura tersebut terserang penyakit, mereka akan lebih mudah mati di bandingkan dengan kura-kura yang selalu aktif dan mencari makanan natural sepanjang hari.

Penanggulangan RNS
Pertama, bersihkan hidung kura-kura tersebut dengan kapas atau tissue untuk menghilangkan cairan pada hidung mereka sebanyak mungkin. Setelah hidungnya sudah bersih, kemudian kita memberikan tetesan antibiotik dua kali sehari pada tiap lubang hidung dengan menegakkan kura-kura tersebut (kepala dan hidung mengarah ke atas secara vertical) untuk memastikan obat tersebut mengalir masuk ke dalam lubang hidung. Tetesan yang bisa dipakai bisa berupa oxytetracycline (terramycin), tylosin, gentamycin, ofloxacin, atau chloramphenicol. Secara bersamaan, kami menganjurkan perawatan yang meliputi penyuntikan antibiotik. Beberapa obat yang berguna dalam konteks ini adalah Marbocyl (vetoquinol) dengan takaran 5mg/kg dan Baytril(enrofloxacin) dengan takaran 10mg/kg setiap 24-48 jam tergantung dari seberapa parah dan pengobatan ini di berikan 10 dosis. Obat lain yang sudah terbukti berguna adalah Fortum/Fortaz(ceftazidime), Pipril(piperacillin) dan oxytetracycline (konsultasi dengan dokter hewan anda untuk informasi dosis). Perawatan ini di lanjutkan satu atau dua minggu setelah gejala-gejalanya hilang untuk mencegah kambuhnya kembali penyakit tersebut. Perlu disadari bahwa beberapa kura-kura darat (seperti Leopard dan Cape angulate) bisa alergi terhadap Baytril. Akibat dari alergi adalah muntah dan /atau berbuih pada hidung dan mulut. Dan apabila hasil test berikutnya menunjukkan antibiotik yang lain di perlukan, anda harus ganti secepat mungkin. Cortisone sebaiknya jangan pernah di pakai karena ini akan mengurangi sistem daya tahan tubuh pada binatang yang sudah dalam keadaan bahaya.

Apabila ini semua tidak bekerja dengan baik. Anda telah mencoba dengan tetesan-tetesan dan mereka kelihatannya tidak bekerja dengan baik. Apa yang harus anda lakukan? Beberapa infeksi lebih sulit. Lebih dari satu organisme bisa terlibat. Necrotic stomatitis bisa mempersulit infeksi tersebut. Pneumonia akut atau kronis bisa juga terlibat. Banyak sekali alasan-alasan, tetapi apapun penyebabnya, tindakan cepat harus segera di lakukan. Saran dari dokter hewan harus segera di dapatkan tanpa ditunda karena suntikan-suntikan biasanya akan diperlukan. Suntikan ini biasanya diberikan 48-72 jam karena metabolismenya lambat dan obat bisa menumpuk didalam tubuh kura-kura dan kemudian mencapai level yang beracun.

Sangat penting sekali untuk menempatkan kura-kura tersebut pada suhu yang lebih tinggi selama masa perawatan. Ini akan mempercepat metabolisme dan distribusi obat dan juga akan meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Suhu sekitar 28-30 C biasanya disarankan. Sangat penting sekali untuk menjaga hidrasi, apabila kura-kura tersebut tidak minum, dokter hewan anda bisa menyuntik cairan secara subcutaneous (dibawah kulit) atau intracoelomical (pada bagian antara daerah usus dan kulit badan). Beberapa obat mempengaruhi sistem ginjal dan gagal ginjal bisa terjadi apabila hidrasi tidak di jaga. Ketika obat-obat nephrotoxic (merusak sistem ginjal) dipakai, mereka harus disuntik pada kaki depan, apabila tidak maka kerusakan ginjal yang parah akan terjadi. Dengan obat lain, kaki belakang mereka bisa digunakan sebagai tempat untuk menyuntik. Pada kasus yang parah, nebulisation (perubahan cairan kedalam bentuk semprot) bisa digunakan sebagai pembantu perawatan, gunakan antibiotik yang direkomendasi oleh dokter hewan anda, campurkan 0.5 ml antibiotik dengan 5 ml saline. Ini sebaiknya di lakukan 4 kali sehari. Nebulisation sebaiknya di coba karena kura-kura bisa berhenti bernafas untuk waktu yang cukup lama ketika diberi tetesan dan kura-kura yang sakit tidak memiliki kekuatan untuk menahan ini.

Sangat penting sekali untuk menghilangkan faktor penyebab penyakit ini. Jangan gunakan substrate yang bisa mendorong pertumbuhan jamur. Ini meliputi pelet kelinci atau materi yang sejenisnya. Beberapa infeksi paru-paru telah di akibatkan oleh penggunaan produk tersebut.

Isolasi binatang-binatang yang terkena penyakit. Jangan menggabungkan mereka dengan binatang lain dan cucilah tangan serta peralatan makanan. Jangan pernah mencampur beberapa spesies di dalam satu tempat. Mencampur spesies dan membiarkan binatang baru untuk bertemu dengan binatang lama adalah penyebab utama dari masalah-masalah ini. Karantina binatang baru yang berasal dari spesies yang sama paling tidak 18 bulan. Karantina spesies yang berbeda selamanya. Kura-kura baru anda mungkin sudah terjangkit RNS atau bakteri lainnya, mycoplasmic, atau bahkan penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh virus dan mungkin akan menjadi carrier (sudah sembuh tetapi memiliki virus/bakteri penyakit didalam tubuh yang bisa menular). Tidak ada cara untuk mengidentifikasikan carrier dengan pasti.

Anda harus menghindari kura-kura anda dari:
1. Stress.
2. Anjing atau binatang-binatang lain yang bisa membuat kura-kura anda menjadi khawatir.
3. Terlalu penuh dalam satu lingkungan.
4. Kompetisi atau agresi dari kura-kura lainnya.
5. Mengijinkan anak kecil untuk bermain dengan binatang akan membuat mereka sangat stress.
Stress menyebabkan banyak perubahan biokimia pada binatang. Diantaranya adalah produksi steroid yang kemudian akan mengurangi daya tahan tubuh. Binatang seperti itu akan lebih mudah mati terhadap infeksi daripada kura-kura yang sehat yang tidak stress apabila di hadapi dengan agen infeksi yang sama. Stress hampir tidak mungkin untuk di deteksi samapi ini semua sudah terlambat. Stress juga bisa memberikan efek serius jangka panjang pada kesehatan umum dan daya tahan tubuh pada binatang tersebut.

Binatang yang terinfeksi harus di rawat dengan kondisi yang baik. Dan sangat penting sekali untuk membiarkan mereka berjemur secara layak untuk mempercepat meningkatnya daya tahan tubuh mereka. Kondisi yang dingin dan basah harus selalu di hindari. Pilihan substrate juga sangat penting.

Tidak ada jawaban yang simpel dan umum mengenai masalah ini. Diagnosa yang baik, kerjaan laboratorium yang baik, dukungan yang baik, dan penghilangan faktor penyebab akan menjadi peran yang penting dalam kesuksesan perawatan dan penyembuhan. Pencegahan adalah penyembuhan yang terbaik dan menghindari semua kontak dengan binatang yang memiliki potensi untuk membawa pathogen asing adalah satu-satunya jalan yang paling efektif untuk menghindari binatang anda dari penyakit. Binatang dari daerah yang berbeda memiliki kemampuan menahan diri yang berbeda juga terhadap pathogen asing. Organisme yang tidak berbahaya pada satu spesies mungkin bisa membunuh spesies lainnya.

Hal Penting yang Perlu di Ingat:
  1. Isolasi semua binatang yang terinfeksi. Tempatkan tiap binatang terinfeksi kedalam satu tempat masing-masing.
  2. Perawatan dengan antibiotik yang meliputi tetesan pada lubang hidung dan suntikan mungkin diperlukan.
  3. Berjaga-jaga terhadap kemungkinan bertambah parahnya penyakit ini dan kemungkinan terjadinya pneumonia (radang paru-paru).
  4. Pencegahan adalah penyembuhan yang terbaik. Jangan mencampuri spesies yang berbeda-beda dan hati-hati ketika memperoleh binatang-binatang baru.
Jangan pernah membuat kesalahan untuk membandingkan antara RNS dengan flu pada manusia dan berpikir ini akan sembuh dengan sendirinya apabila diberikan waktu yang cukup. Kenyataanya, RNS tidak akan sembuh dengan begitu saja. Perawatan sangat penting dan harus di lakukan secepat mungkin. Semakin lama RNS di diamkan, semakin susah untuk menyembuhkannya. RNS bisa membunuh. Jangan biarkan kura-kura anda menjadi korban. Periksa lubang hidung mereka setiap hari apabila memungkinkan dan carilah bantuan secepat mungkin apabila anda melihat cairan pada hidung mereka.

sumber:
Tortoise Trust - An Outline on Treating 'RNS' or Respiratory Diseases in Chelonia by A. C. Highfield.
Tortoise Trust - Common Diseases of Tortoises by Misty Corton, The Care Centre, Natal, South Africa.)
Reply
#2
OKe gan hal-hal penting diatas akan selalu ku ingat.
Reply
#3
kelamaan berendam di air jadinya ingusan dech terkena flu hahaahaa. Belinya obat tetes oxytetracycline ini dimana gan?
Reply
#4
Www://sanjireptiles.web
Reply


Possibly Related Threads...
Thread Author Replies Views Last Post
  Penyakit apa Kelainan ? Langka dippobin 2 357 10-05-2016, 03:58 PM
Last Post: coco00
Lightbulb Penyakit pada Tempurung admin 118 31.767 09-03-2014, 05:49 AM
Last Post: Fari Mila
  [minta solusi]penyakit mata bengkak akhiraetshu 14 4.225 07-06-2014, 07:03 PM
Last Post: Hadama