Thread Rating:
  • 3 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Penyakit dan Cedera Umum RES
#1
Lightbulb 
Di forum ini anda dapat menemukan jenis-jenis penyakit yang paling sering dialami kura-kura Brazil. Kondisi ini memerlukan pelayanan segera dokter hewan Herpetologis yang memenuhi syarat. Menunda pengobatan yang tepat hanya akan membuat pemulihan diri lebih sulit membuat kura-kura merasa tidak nyaman.

Tenggelam

Jika kura-kura Anda tenggelam biasanya akan pingsan dan masih hidup. Jangan sekali-kali membalikkan tubuh kura-kura yang tenggelam! Biasanya masih ada sisa udara di paru-paru mereka. Kura-kura yang tenggelam seringkali terlihat telah mati namun sebenarnya menunggu Anda untuk membantu mendapatkan napas kembali. Ingatlah, kura-kura Brazil dapat berada dalam keadaan tanpa oksigen untuk waktu lama, terutama di air dingin, sebelum terjadi kerusakan organ dalam. Lakukan pengobatan pertama berikut:
  1. Pegang kepala di bagian belakang telinga (pangkal tengkorak) kemudian
  2. tarik lehernya perlahan sepanjang mungkin dan hati-hati.
  3. Tundukkan kepalanya ke bawah dan buka mulutnya. Biasanya air akan keluar atau menetes. Tunggu sampai berhenti menetes.
  4. Letakkan kura-kura (perut di bawah) pada permukaan datar dengan leher tetap diperpanjang.
  5. Luruskan kaki depan dan tarik kedua kakinya ke depan secara perlahan sejauh yang bisa dilakukan.
  6. Pastikan kakinya masih tetap lurus, dorong sebisanya ke arah dalam tubuhnya dan jangan biarkan sikunya menekuk.
  7. Lanjutkan menarik dan mendorong sampai air berhenti keluar.
Sekarang saatnya membawa kura-kura anda ke dokter hewan. Dokter hewan akan menyisipkan sebuah tabung dan memberikan kura-kura oksigen murni. Dia mungkin memberikan pernafasan stimulan dan obat yang akan membantu kura-kura mengeluarkan air dalam tubuh. Beberapa kura-kura diketahui mengalami pneumonia setelah tenggelam sehingga dokter hewan akan memberikan antibiotik.

Quote:Hentikan memberikan pernapasan buatan dari mulut ke mulut karena hal ini dapat merusak paru-paru kura-kura anda.

Penyakit Metabolisme Tulang/Pelunakan Tempurung
[Image: kurang_kalsium.jpg]
Penyakit tulang metabolik (MBD/Metabolic Bonde Disease), juga dikenal sebagai sindrom kulit lunak. Ini adalah penyakit serius dan sebenarnya dapat dicegah sejak dini. Penyakit ini disebabkan kekurangan kalsium atau vitamin D3. Apabila gejala awal diketahui biasanya lebih mudah diobati tetapi bila sudah kritis sangat sulit diatasi.

Kurangnya kalsium dalam darah disebut hipokalsemia, yang menyebabkan tubuh mengambil kalsium dari struktur tulang/cangkang, yang pada akhirnya dapat membuatnya lunak. Suplemen tambahan seperti tulang sotong dapat ditawarkan untuk makanan tambahan kalsium. Sayuran yang mengandung asam oksalat seperti bayam menghalangi penyerapan kalsium dan tidak boleh diberikan kepada kura-kura Brazil. Lampu jemur dari sinar UVB mampu menstimulus vitamin D3, apabila terlalu mahal jemurlah kura-kura Brazil di bawah sinar matahari pagi sekitar 20 menit setiap hari. Jika pelunakan karapas terus berlangsung, tulang-tulang dan cangkang akhirnya akan melunak. Bercak putih dapat berkembang di di karapas dan plastron yang dapat mengakibatkan pembusukan. Kalsium dalam makanan harus segera ditambah dan jika perlu, dokter hewan dapat menyuntikkan kalsium ke dalam tubuh kura-kura. Secara keseluruhan, kalsium dan vitamin D3 mudah didapatkan dengan harga murah. Tidak ada alasan untuk tidak memberikannya ke kura-kura anda.

Infeksi saluran pernafasan

Infeksi saluran pernafasan adalah penyakit umum dan mematikan. Ini adalah penyakit menular yang dapat menyebar ke kura-kura lainnya dan seringkali memerlukan perhatian medis. Ada beberapa variasi infeksi pernapasan, termasuk pneumonia/radang paru-paru, dan gejalanya mungkin juga berbeda. Informasi lengkap mengenai penyakit ini bisa anda simak di thread "Pernapasan dan Perilaku Lainnya".

Keracunan darah/Septicemia

Septicemia adalah suatu kondisi di mana ada bakteri dalam darah. Ini pada dasarnya adalah keracunan darah yang serius dan infeksi dapat mengancam hidup kura-kura. Sistem kekebalan tubuh merespon terhadap infeksi dengan peradangan sistemik. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap sistem sirkulasi dan menyebabkan disfungsi organ.

Penyakit, infeksi, cedera, atau habitat kurang sesuai yang dialami sebelumnya mungkin merupakan penyebab tidak langsung septicemia. Gejala-gejala yang mungkin ada adalah warna kemerahan pada kulit atau cangkang (di dalam atau di antara scutes, Plastron, atau karapas - terlihat seperti ada darah yang keluar dari kulit), luka, lesu, tidak responsif, pembengkakan (daging, mata, dll), dan berkurangnya air seni. Tes darah dapat digunakan untuk menentukan apakah ada keracunan darah dan mengukur seberapa parah. Hanya ahli perawatan medis yang dapat mengobati penyakit ini.

Septicemic Cutaneous Ulcerative Disease (SCUD) / Pembusukan tempurung
[Image: infeksi_jamur.jpg]
Pembusukan tempurung dapat terbentuk bila ada cedera pada tempurung. Awalnya dapat berupa cedera ringan dan tidak mudah terlihat. Jika tidak diobati atau diperhatikan seksama, penyakit ini dapat menembus lapisan tempurung dan mengakibatkan sejumlah penyakit seperti jamur dan infeksi bakteri serta keracunan darah. Belum diketahui penyebab pasti penyakit ini dan segera kunjungi dokter hewan apabila ada gejala.

Daerah yang terinfeksi biasanya berubah warna keputih-putihan, cangkang melunak, muncul bau tidak sedap, dan munculnya cairan seperti darah atau nanah. Di sini peran antibiotik sangat dibutuhkan dan bisanya kura-kura akan sembuh dalam waktu yang relatif lama.

Trauma

ika kura-kura Anda menderita trauma karena pernah terjatuh atau diserang binatang predator, hal ini perlu diperiksa untuk mengukur sejauh mana cedera yang muncul. Mungkin ada cangkang yang retak, patah tulang atau luka. Jika kura-kura Brazil anda shock atau pingsan, jangan dipindahkan kembali ke air. Menghentikan perdarahan dan menjaga kawasan bersih diperlukan untuk mencegah infeksi. Luka kecil dapat diobati dengan betadine. Jika ada anggota tubuh yang sensitif, Anda dapat menduga bahwa mungkin patah tulang. Jika ada pendarahan di tempurung, bawalah ke dokter hewan terdekat untuk diperiksa. Hewan predator seperti anjing atau musang bila menggigit kura-kura Anda maka harus juga dibersihkan, dipisahkan, dan dikarantina dari kura-kura lain.
Reply
#2
Mau tanya, kura2 quwh koq ngalamin sakit yg aneh yah? Mulutnya yg bagian kiri melebar kesamping dan diujungnya kaia bengkak gitu.. Itu disebabkan apa? Dan bagaimana cara penyembuhannya?
Reply
#3
Melebar itu maksudnya seperti apa ya? Untuk memperjelas kondisi yang dimaksud bisa menambahkan foto bila ada. Namun menilik gejala yang disebutkan tampaknya kura-kura tersebut mengalami pembengkakan pada tepi mulut yang biasanya juga merupakan awal dari gejala pembusukan mulut (stomatitis). Bila memang benar demikian, ini adalah masalah yang serius. Stomatitis terjadi akibat adanya infeksi bakteri pembusuk. Lakukan perawatan segera dengan langkah-langkah berikut:
  1. Pisahkan/karantina segera kura-kura yang sakit tersebut agar penyakit tidak menular ke kura lainnya dan mengurangi efek cedera yang lebih parah.
  2. Pindahkan ke tempat yang kering (tidak berair) dengan alas yang lembut seperti kain/tissue.
  3. Ganti air bekas kura-kura tersebut sesegera mungkin agar bakteri tidak menginfeksi kura lainnya.
  4. Bawalah ke dokter hewan secepatnya untuk mendapatkan pengobatan medis karena tanpa pengobatan medis kura tersebut bisa mati.
Reply
#4
Ow ada yg kurang admin Smile
Kena bakteri Koksidia. Dulu kame pernah kena ini jad sy tau.
Ciri2nya : Buang air selalu dalam keadaan cair dan sering banget buang air. Sama kyk manusia kalo lagi kena diare.
Biasanya disebabkan oleh air yg ga bersih. Bakteri koksidia suka terdapat dlm air.
Kalo kelamaan ga diobatin, si bakteri bakal ngerusak usus kura2.
Satu2nya pengobatan yg saya tau cuma dtg ke Dokter. Nnt di suntik antibiotik dan dikasih obat puyer yg harus disuapin 3 x sehari.
Dulu kame hrs ke dokter sampai 3 kali baru buang airnya berbentuk keras lagi dan setelah di tes di laboratorium...dah bebas dr koksidia
Reply
#5
Hmm.. Ya bisa juga.. Tapi ditilik dari gejala yang disebutkan sepertinya lebih ke arah stomatitis. Lebih jelasnya bawa saja ke dokter hewan terdekat. Smile
BTW, boleh dong novroz sharing di sini.. Biaya ke dokter hewan di Jakarta berapa ya rata-rata (tidak termasuk obat/vitamin)?
Reply
#6
(03-02-2010, 07:02 AM)admin Wrote:  Hmm.. Ya bisa juga.. Tapi ditilik dari gejala yang disebutkan sepertinya lebih ke arah stomatitis. Lebih jelasnya bawa saja ke dokter hewan terdekat. Smile
BTW, boleh dong novroz sharing di sini.. Biaya ke dokter hewan di Jakarta berapa ya rata-rata (tidak termasuk obat/vitamin)?

Betul betul betul...
Buat di thread baru aj y sis....Big Grin
Reply
#7
(03-02-2010, 09:23 AM)Tinton Nugraha Wrote:  
(03-02-2010, 07:02 AM)admin Wrote:  Hmm.. Ya bisa juga.. Tapi ditilik dari gejala yang disebutkan sepertinya lebih ke arah stomatitis. Lebih jelasnya bawa saja ke dokter hewan terdekat. Smile
BTW, boleh dong novroz sharing di sini.. Biaya ke dokter hewan di Jakarta berapa ya rata-rata (tidak termasuk obat/vitamin)?

Betul betul betul...
Buat di thread baru aj y sis....Big Grin


Ga usah dibuat thread baru ton Smile kan dokter hewan yg saya dtgin cuma 1 jd ga cukup byk buat jd 1 thread (dan semoga ga pernah ke dokter hewan lg...maksudnya mereka sehat selalu Smile )

Waktu itu sy ke RS. Hewan di Ragunan. Datang pertama aga mahal, 90ribuan karena plus pendaftaran dan sebagainya...tapi alhamdulillah untuk berobat jalan cuma 30an, ini juga dah termasuk suntik n cek kotoran.

Tapi itu 30an krn kame berobat jalan, kalo bukan berobat jalan jd harga normal lagi sekitar 60an.

Yg repot itu bawa ke dokternya ... ga punya kendaraan jd naik angkot deh n jalan ke dalamnya lumyan jauh.
Reply
#8
aduuhhhh res betinaku juga lagi sakit.....
eeknya encer.... terus dia sering mangap2 n bunyi suara dengkur...
td sore lemes banget, sekarang dah agak lumayan, tp dari mulutnya keluar lendir bening, begitu juga anusnya keluar lendir pula.....

gmn cara ngatasinnya....Confused
mohon bantuan...!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Reply
#9
(03-02-2010, 03:44 PM)Novroz Wrote:  Waktu itu sy ke RS. Hewan di Ragunan. Datang pertama aga mahal, 90ribuan karena plus pendaftaran dan sebagainya...tapi alhamdulillah untuk berobat jalan cuma 30an, ini juga dah termasuk suntik n cek kotoran. Tapi itu 30an krn kame berobat jalan, kalo bukan berobat jalan jd harga normal lagi sekitar 60an.

Ampun mahal amat.. Di Jogja hanya 10ribu kalau hanya untuk periksa saja. Wink

(03-02-2010, 09:29 PM)yoego Wrote:  aduuhhhh res betinaku juga lagi sakit.....
eeknya encer.... terus dia sering mangap2 n bunyi suara dengkur...
td sore lemes banget, sekarang dah agak lumayan, tp dari mulutnya keluar lendir bening, begitu juga anusnya keluar lendir pula.....

Tidak batuk-batuk? Tampaknya kura mengalami infeksi pernapasan. Cobalah dibawa ke dokter hewan secepatnya untuk pemeriksaan dini dan informasi lebih lanjut.
Reply
#10
(03-02-2010, 10:21 PM)admin Wrote:  Tidak batuk-batuk? Tampaknya kura mengalami infeksi pernapasan. Cobalah dibawa ke dokter hewan secepatnya untuk pemeriksaan dini dan informasi lebih lanjut.

keliatannya sih batuk juga bro... pokoknya ada dengkur n tersedak gtu.....
td dah lumayan baikan, tp itulah kok jadi berlendir...
disini gak ada dokter hewan, aduuuhhh gmn nih???
mohon info penanganannya bro, kayak obat ato apalah...
thanks infonyaSmile
Reply


Possibly Related Threads...
Thread Author Replies Views Last Post
  Penyakit apa Kelainan ? Langka dippobin 2 355 10-05-2016, 03:58 PM
Last Post: coco00
  [INFO] penyakit RUNNY NOSE SYNDROME kijangijo 3 2.386 11-08-2014, 10:02 AM
Last Post: anatumbuan
Lightbulb Penyakit pada Tempurung admin 118 31.717 09-03-2014, 05:49 AM
Last Post: Fari Mila