Obat-obatan untuk Kura Brazil - Kura Brazil

Obat-obatan untuk Kura Brazil

Kura-kura yang sakit pasti membutuhkan obat-obatan. Meskipun kami menampilkan nama obat, indikasi, dan dosisnya, kami tetap lebih menyarankan kamu untuk membawa kura-kura yang sakit ke dokter hewan. Selain karena biayanya terjangkau, kura kamu akan mendapatkan perawatan yang lebih baik.

Untuk kamu yang awam atau baru memelihara Kura-kura Brazil, sebaiknyakonsultasi dulu ke dokter hewan sebelum memberi obat-obatan. Banyak jenis penyakit yang sekilas tampak mirip, tapi sebenarnya jenis obat yang diberikan berbeda. Dosis obat yang berlebihan juga bisa mengakibatkan hal yang fatal seperti kematian jadi kamu harus lebih berhati-hati.

Saat kamu akan memberikan obat ke kura-kura yang sakit, pastikan kamu sudah mencuci kedua tangan dengan sabun agar steril. Lebih bagus jika kamu memakai sarung tangan karet saat mengangani kura untuk menghindari penularan kuman atau bibit penyakit dari kura.

Berikut adalah daftar obat-obatan yang paling sering diberikan ke Kura-kura Brazil.

Gentamicyn / Teramycin 50mg
Kegunaan : MouthRot (Sariawan/lubang pada mulut), Respiratory Infection (Infeksi Pernafasan)
Dosis : Belum Jelas (Selama ini hanya kira-kira tergantung ukuran kura)
Frekuensi : 1-2 kali sehari
Cara Pemakaian : Teramycin diteteskan ke bagian yang luka dengan menggunakan jarum suntik insulin ukuran 1 mg.

Bubuk PK
Kegunaan : Cacar pada kulit, Prolapse (keluarnya organ dalam melalui kloaka)
Dosis : Tergantung ukuran kura
Frekuensi : 1 kali sehari (pada saat kura dimandikan)
Cara Pemakaian : Bubuk PK dioleskan pada bagian yang tekena cacar dan didiamkan sebentar kemudian dibilas dengan air sampai bersih (Jangan sampai dimakan oleh kura anda). PK juga membantu kura yang mengalami prolapse dengan membantu mengerutkan organ tersebut. Gunakan cottonbud yang dibasahi larutan PK untuk mendorong masuk organ yang keluar kemudian oleskan lagi larutan PK di sekitar kloaka. Bila anda tidak yakin dapat melakukan ini segera hubungi dokter hewan terdekat.

Betadine Cair
Kegunaan : Mengatasi infeksi akibat Luka (sobek, terkoyak, dan sejenisnya).
Frekuensi : sama seperti manusia
Cara Pemakaian : Luka dibersihkan dengan cairan Betadine dan diulangi setelah interval waktu tertentu sesuai dosis di kemasan.

Genoint (atau sejenis yang mengandung Gentamicin Sulfat)
Kegunaan : Untuk mengobati luka bakar/melepuh pada kura
Frekuensi : 3 kali sehari
Cara Pemakaian : Oleskan salep Genoint pada bagian kulit yang luka/melepuh hingga sembuh.

Neosporin
Kegunaan : Mengobati Luka (sobek dan sejenisnya)
Frekuensi : 3x sehari sampai sembuh
Cara Pemakaian : Luka dibersihkan dengan air steril kemudian luka dioleskan dengan krim Neosporin.

Vitamin D3 (Repcal dan sejenisnya)
Kegunaan : Suplemen Kalsium untuk memperkuat karapas, plastron, dan tulang
Frekuensi : Tergantung frekuensi berjemur kura-kura, semakin lama dijemur maka semakin sedikit dosis yang diberikan
Cara Pemakaian : Bila berupa bubuk diberi sedikit air agak dapat dibentuk, buat bulatan dan berikan kepada kura anda.

Minyak Ikan
Kegunaan : Merangsang Nafsu Makan
Frekuensi : Bila mogok makan, jangan diberikan bila kura masih sehat
Dosis : 1-2 tetes sekali sehari
Cara Pemakaian : Cairan minyak ikan disedot dengan pipet (suntikan injeksi) melalui mulutnya.

Metronidazole / Flagyl 60 mg cair
Kegunaan : Anti Bakteri, obat cacing
Dosis : 25-50mg/kg berat kura
Frekuensi : 6 bulan sekali
Cara Pemakaian : Disuapi langsung melalui mulut atau bisa juga dengan injeksi oral

Panacur / Fenbendazole
Kegunaan : Obat Cacing
Dosis : 25-50mg/kg berat kura
Frekuensi : 6 bulan sekali
Cara Pemakaian : Diteteskan langsung ke dalam mulut kura, bila berupa bubuk dilarutkan dengan sedikit air.

Combantrin / Pyrantel pamoate
Kegunaan : Obat Cacing
Dosis : 11mg/kg berat kura
Frekuensi : sehari sekali selama 3 hari
Cara Pemakaian : Diteteskan langsung ke dalam mulut kura, bila berupa bubuk dilarutkan dengan sedikit air.

Baytril 5%
Kegunaan : untuk pengobatan dan pencegahan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram positif dan negatif serta mycoplasma
Dosis : Campur 1 ml Baytril untuk 1 liter air

Benoson-G (Betamethasone 1mg & Gentamicin 1 mg)
Kegunaan : Untuk luka bakar pada reptil (kulit melepuh), sisik melepuh atau berisi air
Frekuensi : 3 kali sehari
Cara Pemakaian : Oleskan salep Benoson-G pada bagian kulit yang luka/melepuh. Obat tersedia di apotik terdekat.

Acriflavin
Kegunaan : Mengurangi pilek serta membunuh bakteri dan jamur pada karapas atau kulit
Frekuensi : 2 kali sehari
Cara Pemakaian : Diteteskan pada bagian yang terkena jamur atau pada lubang hidung setelah dibersihkan

Enrofloxacyn
Kegunaan : Antibiotik untuk mengatasi masalah pernapasan reptil
Frekuensi : -
Cara Pemakaian : Hubungi dokter hewan untuk amannya.

Oxytetracycline (Terramycin), Tylosin, Gentamycin, Ofloxacin, atau Chloramphenicol
Kegunaan : Penanganan dini upper respiratory tract disease (URTD) atau Runny Nose Syndrome (RNS)
Frekuensi : -
Cara Pemakaian : Dicampur dengan cairan infus 1:5 - 1:10 namun tetap harus mendapatkan penanganan dokter hewan segera.


Sementara hanya obat-obat tersebut yang bisa kami informasikan, bila ada tambahan nanti akan langsung diupdate.


Image courtesy:
KathorusMail.co.za

Berlangganan untuk mendapat info artikel terbaru :

0 Response to "Obat-obatan untuk Kura Brazil"

Posting Komentar